Om telolet om telah berlalu
Kecemasanku mulai sirna.Jika sebelumnya setiap sore sepulang beraktivitas ku lihat segerombolan anak - anak kecil di pinggir jalan menunggu bis sambil berteriaki bis " om....telolet om " yang artinya meminta agar pak supir bis membunyikan klakson bisnya, sekarang sudah tidak kulihat lagi.Bukannya apa-apa atau tidak suka dengan bumingnya om telolet om di firal maupun media sosial,tapi kekhawatiran saya kepada keselamatan anak - anak itu.Ramainya dan padatnya pengguna jalan di sore hari jam orang pulang kerja sangat rentan terjadi kecelakaan di karenakan adanya pengguna jalan yang ugal - ugalan.Di khawatirkan anak - anak terkena hal yang tidak di inginkan ya semisal di srempet atau yang lainnya.Semoga saja masyarakat lebih bijak dalam mengikuti sebuah trend.Lebih menimbang banyak faedahnya atau bahayanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar